Sabtu, 19 September 2009

SEL


Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.

Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular), misalnya bakteri, Archaea, serta sejumlah fungi dan (protozoa) atau dari banyak sel (multiselular). Pada organisme multiselular terjadi pembagian tugas terhadap sel-sel penyusunnya, yang menjadi dasar bagi hirarki hidup.

Struktur sel dan fungsi-fungsinya secara menakjubkan hampir serupa untuk semua organisme, namun jalur evolusi yang ditempuh oleh masing-masing golongan besar organisme (Regnum) juga memiliki kekhususan sendiri-sendiri. Sel-sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling bekerja sama dalam organisasi yang sangat rapi.

Secara umum sel pasti mempunyai :

  • membran sel
  • sitoplasma
  • inti sel atau nukleus

Organel-organel yang ditemukan pada sitoplasma adalah

Bedasarkan membran inti, sel dibagi menjadi 2 :
  • sel prokariotik mempunyai membran plasma, sitoplasama yang mengandung ribosom, mesososm, kromatotor (pigmen) dan matei inti (DNA dan RNA)
Gambar :
http://biologi.blogsome.com/wp-admin/images/procaryote.jpg
  • sel eukariotik memiliki membran nukelus dan sistem endomembran.
Gambar :
http://nadjeeb.files.wordpress.com/2008/11/eukaryotic-cell.jpg



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar